Whatsapp

Kunjungi Website Ady Water

Penjelasan 5 Teknik Cara Penjernihan Air I Filtrasi, Koagulasi, Disinfeksi, Adsorbsi, dan Pertukaran Ion

kelemahan dari alat penjernih sederhana dari bahan alam adalah, cara pasang filter air 3 tabung, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, backwash filter air, multimedia filter, perusahaan wtp, cara kerja filter air tabung, jenis filter housing, cara backwash filter air, ukuran tabung filter air, cara membersihkan tabung filter air, clarifier, back wash, backwash filter, clarifier system, urutan filter air 3 tahap, water treatment indonesia, clarifier adalah, clarifier tank adalah, cara filter air sumur, water purifier adalah, backwash adalah, back wash adalah, membuat filter air sumur, cara membuat saringan air sumur bor, macam macam media filter air, tangki clarifier, anthracite adalah, cara membuat filter air sumur yang kuning, cara kerja filter air sumur, proses pengolahan air bersih, proses pengolahan air, berapa lama ganti media filter air, cara air aquarium tetap jernih, backwash, proses backwash filter, air pam adalah, filter air industri, air sumur kuning, mengatasi air pdam keruh, water filter adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi, perbedaan 1 mikron dan 5 mikron, cara membuat saringan air sumur yang kuning, water filter supplier, bersih tidaknya air hasil saringan air tergantung pada, gambar saringan pasir cepat, cara buat filter air sumur bor, filter air adalah, cara yang digunakan menjernihkan air disamping termasuk metode, sebutkan tahap tahap pengolahan air, kelebihan alat penjernih air yang menggunakan bahan alami adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi untuk, pengolahan air bersih dapat dilakukan dengan cara, susunan material penyaring air, 1000 mikron berapa mm, permenkes air bersih, jasa pasang filter air, cara menghilangkan zat besi pada air sumur bor, filter air sebelum toren, filter air otomatis, cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan berminyak, menghilangkan b

Daftar Isi:

  1. Penjelasan 5 Teknik Cara Penjernihan Air
  2. Apa itu Filtrasi?
  3. Apa itu Koagulasi?
  4. Apa itu Disinfeksi?
  5. Apa itu Adsorbsi?
  6. Apa itu Pertukaran Ion?

Penjelasan 5 Teknik Cara Penjernihan Air

Penjernihan air merupakan proses penting dalam memastikan air yang dikonsumsi aman dan sehat bagi manusia. Ada berbagai teknik yang digunakan untuk membersihkan air dari kontaminan dan meningkatkan kualitasnya. Berikut adalah penjelasan tentang lima teknik utama yang digunakan dalam penjernihan air:

Filtrasi

Filtrasi adalah salah satu teknik penjernihan air yang paling umum digunakan. Proses ini melibatkan penggunaan media penyaring untuk menghilangkan partikel-partikel padat, kotoran, dan bahan organik dari air. Beberapa media yang sering digunakan dalam filtrasi meliputi pasir, karbon aktif, dan media serat.

Koagulasi

Koagulasi adalah proses dimana bahan kimia, seperti tawas atau aluminium sulfat, ditambahkan ke dalam air untuk membantu menggumpalkan partikel-partikel kecil yang tersuspensi. Setelah partikel tersebut menggumpal, mereka menjadi lebih besar dan lebih mudah diendapkan atau dihilangkan melalui proses filtrasi.

Disinfeksi

Disinfeksi merupakan langkah penting dalam penjernihan air untuk menghilangkan mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri, virus, dan protozoa, yang dapat menyebabkan penyakit. Beberapa metode disinfeksi yang umum digunakan termasuk penggunaan klorin, ozon, atau sinar ultraviolet (UV).

Adsorbsi

Adsorbsi adalah teknik di mana kontaminan dalam air menempel pada permukaan media adsorben, seperti karbon aktif, zeolit, atau tanah liat. Media adsorben memiliki struktur yang porus sehingga memiliki luas permukaan yang besar untuk menyerap zat-zat kimia dan organik dari air.

Pertukaran Ion

Pertukaran ion adalah proses yang melibatkan pertukaran ion di dalam media penukar ion untuk menghilangkan ion-ion yang tidak diinginkan dari air. Media penukar ion, seperti resin sintetis, dapat menyerap ion-ion seperti kapur, magnesium, dan kalsium, yang menyebabkan air menjadi keras.

kelemahan dari alat penjernih sederhana dari bahan alam adalah, cara pasang filter air 3 tabung, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, backwash filter air, multimedia filter, perusahaan wtp, cara kerja filter air tabung, jenis filter housing, cara backwash filter air, ukuran tabung filter air, cara membersihkan tabung filter air, clarifier, back wash, backwash filter, clarifier system, urutan filter air 3 tahap, water treatment indonesia, clarifier adalah, clarifier tank adalah, cara filter air sumur, water purifier adalah, backwash adalah, back wash adalah, membuat filter air sumur, cara membuat saringan air sumur bor, macam macam media filter air, tangki clarifier, anthracite adalah, cara membuat filter air sumur yang kuning, cara kerja filter air sumur, proses pengolahan air bersih, proses pengolahan air, berapa lama ganti media filter air, cara air aquarium tetap jernih, backwash, proses backwash filter, air pam adalah, filter air industri, air sumur kuning, mengatasi air pdam keruh, water filter adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi, perbedaan 1 mikron dan 5 mikron, cara membuat saringan air sumur yang kuning, water filter supplier, bersih tidaknya air hasil saringan air tergantung pada, gambar saringan pasir cepat, cara buat filter air sumur bor, filter air adalah, cara yang digunakan menjernihkan air disamping termasuk metode, sebutkan tahap tahap pengolahan air, kelebihan alat penjernih air yang menggunakan bahan alami adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi untuk, pengolahan air bersih dapat dilakukan dengan cara, susunan material penyaring air, 1000 mikron berapa mm, permenkes air bersih, jasa pasang filter air, cara menghilangkan zat besi pada air sumur bor, filter air sebelum toren, filter air otomatis, cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan berminyak, menghilangkan b

Apa itu Filtrasi?

Filtrasi adalah salah satu teknik utama dalam penjernihan air yang digunakan untuk menghilangkan partikel-partikel padat dan kontaminan lainnya dari air. Proses ini memanfaatkan media penyaring untuk menyaring dan menahan partikel-partikel yang tidak diinginkan, sehingga menghasilkan air yang lebih bersih dan aman untuk dikonsumsi.

Bagaimana Filtrasi Bekerja?

Proses filtrasi melibatkan aliran air melalui media penyaring, yang biasanya terdiri dari lapisan-lapisan bahan yang memiliki pori-pori atau celah-celah kecil. Saat air mengalir melalui media penyaring, partikel-partikel padat yang lebih besar daripada pori-pori tersebut akan terjebak dan terperangkap di dalamnya. Seiring berjalannya waktu, partikel-partikel ini akan membentuk lapisan atau kotoran yang dapat dihapus melalui proses pembersihan atau penggantian media penyaring.

Jenis Media Penyaring

Ada berbagai jenis media penyaring yang digunakan dalam proses filtrasi air. Beberapa di antaranya termasuk:

  • Pasir Silika: Pasir silika adalah salah satu media penyaring yang paling umum digunakan. Pasir ini memiliki pori-pori kecil yang dapat menangkap partikel-partikel padat dan organik dari air.
  • Karbon Aktif: Karbon aktif merupakan media penyaring yang efektif untuk menghilangkan bau, rasa, dan zat-zat kimia yang larut dalam air.
  • Media Serat: Media serat, seperti kapas atau serat sintetis, juga digunakan dalam filtrasi untuk menangkap partikel-partikel halus dan zat-zat kimia dari air.

Keuntungan Filtrasi

Beberapa keuntungan menggunakan teknik filtrasi dalam penjernihan air meliputi:

  • Menghilangkan partikel padat dan kontaminan dari air, membuatnya lebih jernih dan bersih untuk dikonsumsi.
  • Menyediakan perlindungan terhadap kesehatan dengan menghilangkan bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya lainnya dari air.
  • Meningkatkan rasa dan aroma air dengan menghilangkan bau dan rasa yang tidak diinginkan.
  • Relatif mudah dan murah untuk diimplementasikan dalam sistem penjernihan air.

Apa itu Koagulasi?

Koagulasi adalah salah satu teknik penting dalam proses penjernihan air yang bertujuan untuk menggumpalkan partikel-partikel tersuspensi dalam air menjadi gumpalan-gumpalan yang lebih besar sehingga mudah dipisahkan dari air. Proses ini merupakan langkah awal dalam penyediaan air bersih yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

Bagaimana Koagulasi Bekerja?

Proses koagulasi melibatkan penambahan zat kimia koagulan ke dalam air yang akan dijernihkan. Koagulan ini biasanya berupa senyawa kimia seperti tawas (aluminium sulfat) atau polielektrolit yang bertujuan untuk merangsang partikel-partikel kecil dalam air untuk saling berikatan dan membentuk gumpalan-gumpalan yang lebih besar yang disebut flok. Flok-flok ini kemudian akan mengendap atau terapung di permukaan air, sehingga mudah untuk dipisahkan melalui proses selanjutnya, seperti sedimentasi atau filtrasi.

Proses Koagulasi dalam Praktek

Proses koagulasi umumnya dilakukan dalam tangki koagulasi yang dirancang khusus. Air mentah yang mengandung partikel-partikel tersuspensi dialirkan ke dalam tangki ini, diikuti dengan penambahan zat koagulan. Zat koagulan tersebut akan dicampurkan ke dalam air secara merata menggunakan pengaduk atau pencampur otomatis untuk memastikan distribusi yang homogen.

Keuntungan Koagulasi

Beberapa keuntungan menggunakan teknik koagulasi dalam penjernihan air antara lain:

  • Menghilangkan partikel-partikel tersuspensi seperti tanah, lumpur, dan kotoran lainnya dari air, sehingga membuatnya lebih jernih dan bersih.
  • Meningkatkan efisiensi proses penjernihan air selanjutnya, seperti sedimentasi dan filtrasi, dengan membentuk gumpalan-gumpalan yang lebih besar yang mudah dipisahkan.
  • Meminimalkan kebutuhan akan bahan kimia penghilang partikel lainnya, seperti flokulasi, yang dapat mengurangi biaya operasional.
  • Memberikan kontrol yang lebih baik terhadap kualitas air yang dihasilkan dengan mengurangi risiko pencemaran oleh partikel-partikel tersuspensi.

Apa itu Disinfeksi?

Disinfeksi adalah salah satu tahap penting dalam proses penjernihan air yang bertujuan untuk menghilangkan atau membunuh mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit, seperti bakteri, virus, dan parasit. Proses ini sangat penting dalam memastikan bahwa air yang dikonsumsi aman dan bebas dari bahaya infeksi.

Bagaimana Disinfeksi Bekerja?

Proses disinfeksi dilakukan dengan penambahan zat kimia atau perlakuan fisik tertentu ke dalam air untuk menghilangkan atau membunuh mikroorganisme patogen yang berada di dalamnya. Beberapa metode yang umum digunakan untuk melakukan disinfeksi antara lain penggunaan klorin, ozon, lampu UV, dan proses oksidasi lainnya.

Metode Disinfeksi yang Umum Digunakan

  • Klorin: Klorin adalah zat kimia yang efektif dalam membunuh mikroorganisme patogen dalam air. Biasanya digunakan dalam bentuk gas (klorin gas), cair (natrium hipoklorit), atau padat (klorin tablet).
  • Ozon: Ozon adalah gas yang kuat dalam mengoksidasi dan membunuh mikroorganisme patogen dalam air. Proses ozonisasi menggunakan ozon yang dihasilkan dari oksigen untuk menghasilkan efek disinfektan.
  • Lampu UV: Lampu UV digunakan untuk menghasilkan radiasi ultraviolet yang dapat merusak DNA mikroorganisme patogen, sehingga menghentikan kemampuannya untuk berkembang biak dan menyebabkan penyakit.
  • Oksidasi: Proses oksidasi menggunakan senyawa kimia oksidator seperti hidrogen peroksida atau kalium permanganat untuk membunuh mikroorganisme patogen dalam air.

Proses Disinfeksi dalam Praktek

Proses disinfeksi umumnya dilakukan setelah proses penyaringan dan koagulasi telah selesai. Air yang telah melalui tahap-tahap tersebut kemudian dipaparkan ke zat disinfektan atau perlakuan fisik yang dipilih untuk membunuh mikroorganisme patogen yang masih tersisa dalam air. Setelah proses disinfeksi selesai, air dianggap aman untuk dikonsumsi dan digunakan.

Keuntungan Disinfeksi

Beberapa keuntungan menggunakan teknik disinfeksi dalam penjernihan air antara lain:

  • Menghilangkan atau membunuh mikroorganisme patogen dalam air, sehingga mencegah penularan penyakit yang disebabkan oleh air yang terkontaminasi.
  • Meningkatkan kualitas air dengan mengurangi risiko infeksi dan keracunan yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen.
  • Memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap kesehatan masyarakat dengan memastikan bahwa air yang dikonsumsi aman dan bebas dari risiko penyakit.
kelemahan dari alat penjernih sederhana dari bahan alam adalah, cara pasang filter air 3 tabung, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, backwash filter air, multimedia filter, perusahaan wtp, cara kerja filter air tabung, jenis filter housing, cara backwash filter air, ukuran tabung filter air, cara membersihkan tabung filter air, clarifier, back wash, backwash filter, clarifier system, urutan filter air 3 tahap, water treatment indonesia, clarifier adalah, clarifier tank adalah, cara filter air sumur, water purifier adalah, backwash adalah, back wash adalah, membuat filter air sumur, cara membuat saringan air sumur bor, macam macam media filter air, tangki clarifier, anthracite adalah, cara membuat filter air sumur yang kuning, cara kerja filter air sumur, proses pengolahan air bersih, proses pengolahan air, berapa lama ganti media filter air, cara air aquarium tetap jernih, backwash, proses backwash filter, air pam adalah, filter air industri, air sumur kuning, mengatasi air pdam keruh, water filter adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi, perbedaan 1 mikron dan 5 mikron, cara membuat saringan air sumur yang kuning, water filter supplier, bersih tidaknya air hasil saringan air tergantung pada, gambar saringan pasir cepat, cara buat filter air sumur bor, filter air adalah, cara yang digunakan menjernihkan air disamping termasuk metode, sebutkan tahap tahap pengolahan air, kelebihan alat penjernih air yang menggunakan bahan alami adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi untuk, pengolahan air bersih dapat dilakukan dengan cara, susunan material penyaring air, 1000 mikron berapa mm, permenkes air bersih, jasa pasang filter air, cara menghilangkan zat besi pada air sumur bor, filter air sebelum toren, filter air otomatis, cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan berminyak, menghilangkan b

Apa itu Adsorbsi?

Adsorbsi adalah proses penyerapan atau penempelan zat-zat terlarut atau terdispersi pada permukaan suatu bahan padat. Dalam konteks penjernihan air, adsorbsi merupakan salah satu metode yang efektif untuk menghilangkan kontaminan organik dan anorganik dari air.

Bagaimana Adsorbsi Bekerja?

Proses adsorbsi terjadi ketika molekul-molekul kontaminan dalam air menempel pada permukaan bahan adsorben melalui gaya-gaya intermolekuler seperti gaya van der Waals atau ikatan kimia. Permukaan bahan adsorben memiliki struktur pori-pori yang besar, yang memungkinkan molekul-molekul kontaminan untuk masuk dan menempel pada permukaannya.

Media Adsorben yang Umum Digunakan

  • Karbon Aktif: Karbon aktif adalah salah satu media adsorben yang paling umum digunakan dalam penjernihan air. Karbon aktif memiliki struktur pori-pori yang besar dan luas permukaan yang tinggi, sehingga efektif dalam menyerap kontaminan organik, bau, dan rasa yang terdapat dalam air.
  • Zeolit: Zeolit adalah mineral alam yang memiliki struktur kristal dengan pori-pori yang teratur. Zeolit efektif dalam menyerap ion-ion tertentu dan molekul organik dari air, sehingga sering digunakan dalam proses adsorbsi pada air limbah dan air minum.
  • Bentonit: Bentonit adalah tanah liat yang memiliki sifat adsorptif yang baik terhadap berbagai jenis kontaminan dalam air. Bentonit sering digunakan dalam proses pemurnian air untuk menghilangkan partikel-partikel tersuspensi dan kontaminan organik.

Proses Adsorbsi dalam Praktek

Proses adsorbsi dalam penjernihan air biasanya melibatkan penggunaan media adsorben seperti karbon aktif atau zeolit yang dimasukkan ke dalam tabung atau kolom penjernihan. Air yang mengandung kontaminan kemudian dialirkan melalui media adsorben tersebut, di mana kontaminan akan menempel pada permukaan media adsorben dan dihilangkan dari air.

Keuntungan Adsorbsi

Beberapa keuntungan menggunakan teknik adsorbsi dalam penjernihan air antara lain:

  • Menyerap berbagai jenis kontaminan organik dan anorganik dari air, termasuk zat-zat kimia berbahaya, logam berat, dan senyawa organik yang menyebabkan bau dan rasa tidak enak.
  • Meningkatkan kualitas air dengan menghilangkan kontaminan yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan.
  • Meningkatkan efisiensi proses penjernihan air dengan menggunakan media adsorben yang memiliki kapasitas penyerapan yang tinggi dan dapat digunakan secara berulang.
kelemahan dari alat penjernih sederhana dari bahan alam adalah, cara pasang filter air 3 tabung, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, perbedaan saringan air 1 micron dengan 5 micro, backwash filter air, multimedia filter, perusahaan wtp, cara kerja filter air tabung, jenis filter housing, cara backwash filter air, ukuran tabung filter air, cara membersihkan tabung filter air, clarifier, back wash, backwash filter, clarifier system, urutan filter air 3 tahap, water treatment indonesia, clarifier adalah, clarifier tank adalah, cara filter air sumur, water purifier adalah, backwash adalah, back wash adalah, membuat filter air sumur, cara membuat saringan air sumur bor, macam macam media filter air, tangki clarifier, anthracite adalah, cara membuat filter air sumur yang kuning, cara kerja filter air sumur, proses pengolahan air bersih, proses pengolahan air, berapa lama ganti media filter air, cara air aquarium tetap jernih, backwash, proses backwash filter, air pam adalah, filter air industri, air sumur kuning, mengatasi air pdam keruh, water filter adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi, perbedaan 1 mikron dan 5 mikron, cara membuat saringan air sumur yang kuning, water filter supplier, bersih tidaknya air hasil saringan air tergantung pada, gambar saringan pasir cepat, cara buat filter air sumur bor, filter air adalah, cara yang digunakan menjernihkan air disamping termasuk metode, sebutkan tahap tahap pengolahan air, kelebihan alat penjernih air yang menggunakan bahan alami adalah, pasir kasar dalam proses penjernihan air berfungsi untuk, pengolahan air bersih dapat dilakukan dengan cara, susunan material penyaring air, 1000 mikron berapa mm, permenkes air bersih, jasa pasang filter air, cara menghilangkan zat besi pada air sumur bor, filter air sebelum toren, filter air otomatis, cara menjernihkan air sumur bor yang kuning dan berminyak, menghilangkan b

Apa itu Pertukaran Ion?

Pertukaran ion adalah salah satu proses penting dalam penjernihan air yang bertujuan untuk menghilangkan ion-ion yang tidak diinginkan dari air. Proses ini melibatkan pertukaran ion antara ion-ion yang terlarut dalam air dengan ion-ion yang terikat pada suatu media pertukaran ion. Media ini biasanya terbuat dari resin penukar ion yang memiliki sifat kimia khusus untuk menarik dan mengikat ion-ion tertentu.

Bagaimana Proses Pertukaran Ion Bekerja?

Proses pertukaran ion terjadi karena adanya daya tarik elektrostatik antara ion-ion dalam larutan dengan ion-ion yang terikat pada resin penukar ion. Ketika air mengalir melalui media pertukaran ion, ion-ion dalam larutan akan bertukar tempat dengan ion-ion yang terikat pada resin penukar ion, sehingga ion-ion yang tidak diinginkan dapat dihilangkan dari air.

Media Pertukaran Ion yang Umum Digunakan

  • Resin Penukar Kation: Resin penukar kation mengandung ion-ion positif yang dapat menarik dan mengikat ion-ion negatif dalam air seperti kapur (Ca2+), magnesium (Mg2+), dan besi (Fe2+). Ion-ion negatif dalam air akan ditukar dengan ion-ion positif yang terikat pada resin, sehingga ion-ion negatif tersebut akan dihilangkan dari air.
  • Resin Penukar Anion: Resin penukar anion mengandung ion-ion negatif yang dapat menarik dan mengikat ion-ion positif dalam air seperti sulfat (SO42-), nitrat (NO3-), dan klorida (Cl-). Ion-ion positif dalam air akan ditukar dengan ion-ion negatif yang terikat pada resin, sehingga ion-ion positif tersebut akan dihilangkan dari air.

Proses Pertukaran Ion dalam Praktek

Proses pertukaran ion biasanya dilakukan dalam kolom atau tabung yang berisi media pertukaran ion. Air yang mengandung ion-ion yang tidak diinginkan dialirkan melalui media pertukaran ion tersebut, di mana ion-ion tersebut akan bertukar tempat dengan ion-ion yang terikat pada resin penukar ion. Setelah proses pertukaran ion selesai, air yang telah dibersihkan akan keluar dari tabung sebagai air yang lebih bersih dan bebas dari ion-ion yang tidak diinginkan.

Keuntungan Pertukaran Ion

Beberapa keuntungan menggunakan teknik pertukaran ion dalam penjernihan air antara lain:

  • Menghilangkan ion-ion yang tidak diinginkan dari air, sehingga meningkatkan kualitas air dan menjadikannya lebih aman untuk dikonsumsi.
  • Mengurangi kekerasan air dengan menghilangkan ion-ion seperti kapur dan magnesium yang menyebabkan kesadahan air.
  • Memperbaiki rasa dan kualitas air dengan menghilangkan ion-ion yang dapat memberikan rasa yang tidak enak atau menyebabkan endapan pada peralatan rumah tangga.

Paket Filter Air

Untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan, kami di Ady Water memprioritaskan penyediaan dukungan yang lengkap dan terpercaya. Oleh karena itu, kami tidak hanya menyertakan dokumen yang berkaitan dengan setiap media filter air yang digunakan, tetapi juga memastikan kelengkapan dokumen yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Selain itu, kami juga menyediakan dokumen tambahan berupa Panduan Backwash untuk memastikan pelanggan kami memiliki informasi yang diperlukan dalam merawat dan mengoperasikan filter air dengan optimal. Dengan langkah-langkah ini, kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman yang terbaik kepada pelanggan kami dan memastikan bahwa setiap produk Ady Water dapat digunakan dengan mudah dan efektif sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Ady Water, supplier produk: [Filter Air]

Jangan lewatkan kesempatan untuk memastikan kebutuhan rumah tangga atau industri Anda terpenuhi melalui produk-produk berkualitas dari Ady Water.

Hubungi kami di:

  • Kontak WA sales: [0812 1121 7411]
  • Email: adywater@gmail.com

Produk Ady Water meliputi

  • Pasir Silika / Pasir Kuarsa
  • Karbon Aktif / Arang Aktif
  • Pasir Aktif
  • Pasir MGS
  • Pasir Zeolit
  • Pasir Antrasit
  • Pasir Garnet
  • Tawas
  • PAC
  • Tabung Filter Air
  • Lampu UV Sterilisasi Air
  • Ozone Generator
  • Molecular Sieve dan Carbon Molecular Sieve
  • Activated Alumina
  • Katalis Desulfurisasi
  • Ceramic Ball

Dan jika Bapak Ibu ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk Ady Water, silahkan cek katalog kami di link berikut ini.

Catalog

Posting Komentar

advertise
advertise
advertise
advertise